Layanan Telematika
pada dasarnya telematika terdapat beberapa layanan, antara lain:
1. Layanan Informasi
layanan informasi merupakan penggabungan dari telekomunikasi digital dan teknologi computer yang memainkan peran penting dalam komunikasi antar manusia. layanan informasi menggabungkan suatu system komunikasi dengan kendaraan yang bergerak, seperti mobil untuk menawarkan layanan informasi yang disebut GPS, dimana GPS tersebut adalah sebagai petunjuk jalan. contoh lain dari layanan informasi misalnya internet services yang saat ini sudah lazim.
penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiskinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
layanan informasi mencakup empat hal pola lalu lintas informasi, antara lain alokasi, pembicaraam, konsultasi dan registrasi. beberapa contoh lainnya adalah:
a. Internet Services, contohnya seperti
• M-Commerce
• VOD
• News and Weather
b. Real-time traffic information (Mobile data dan Mobile television)
• mobile data menggunakan komunikasi data nirkabel menggunakan gelombang radio untuk mengirim dan menerima data computer real time untuk, dari dan antara perangkat yang digunakan oleh personil berbasis lapangan. alat-alat ini dapat dipasang semata-mata untuk digunakan saat berada dalam kendaraan (Fixed Data Terminal) atau untuk digunakan di dalam dan keluar dari kendaraan (Mobile Data Terminal).
c. Telematik Terminal.
telematika terminal yang mungkin termasuk fungsi komunikasi untuk berkomunikasi dengan server atau telematika dapat beroperasi dalam hubungannya dengan komunikasi mobile terminal, seperti telepon portable. secara umum, terminal telematika tidak memiliki perangkat layar, sehingga mereka dapat memberikan informasi gambar.
2. Layanan Keamanan
layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamananinformasi dan data. layanan terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin.
layanan keamanan memberikan fasilitas yang berfungsi untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan atau beroperasi tidak seharusnya. dengan kata lain layanan ini sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang.
kelebihan dari layanan ini adalah dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan.
contoh layanan keamanan yaitu:
a. navigation assistant
b. weather,stock information
c. entertainment and M-commerce.
d. penggunaan Firewall dan Antivirus
3.Layanan Context Aware & Event Base
Context awareness adalah kemampuan sistem untuk mengerti akan kebutuhan dari user, network, lingkungan. Pada sekarang ini sangat dibutuhkan suatu teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi user untuk mengakses informasi setiap saat user membutuhkannya. Yang disebut context-aware computing yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan akan menjadi trend yang penting untuk dikembangkan kedepannya.
Dengan adanya context aware, user tidak perlu selalu memberikan input yang secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugas-tugasnya.
Beberapa bagian dari context awareness telah mulai dikembangkan. Misalnya LBS: location-based service. Ketika user mencari keyword tertentu, maka user akan memperoleh hasil yang dibutuhkan tergantung pada posisi user itu berada. Ini juga dapat digabungkan dengan beberapa data dan informasi yang di inputkan dari user. Sebagai contoh user tersebut mencari data lokasi dimana posisi keberadaan user sekarang berada.
ada tiga hal yang menjadi perhatian system context aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
a. The acquisition of context. hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan. contoh: pemilihan konteks lokasi dengan penggunaan sensor lokasi tertentu(misalnya: GPS).
b. The abstraction and understanding of context. Bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja apliaksi.
c. Application behavior based on the recognized context. Dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami system dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilkinya serta bagaimana caranya memberikan control penuh kepada pengguna terhadap system.
4. Layanan Perbaikan Sumber
Layanan telematika yang terakhir adalah layanan perbaikan sumber. Resource Discovery Service (RDS) adalah sebuah layanan yang berfungsi untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. The RDS juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan.
contoh :
perbaikan ekonomi pada masyarakat.
Rabu, 26 Oktober 2011
Rabu, 28 September 2011
WNDW: Studi kasus: Komunitas Dharamsala Jaringan Wireless Mesh
Jaringan Wireless Mesh Komunitas Dharamsala mulai hidup di Februari 2005, mengikuti deregulasi WiFi untuk penggunaan di luar ruangan di India. Pada akhir Februari 2005, jaringan mesh telah menghubungkan delapan (8) kampus. Ujicoba secara mendalam dilakukan selama bulan Februari 2005 menunjukkan bahwa wilayah bergunung-gunung sangat cocok untuk jaringan mesh, karena jaringan konvensional point-to-multipoint, tidak dapat mengatasi keterbatasan line-of-sight yang ada pada wilayah yang bergunung-gunung. Topologi mesh juga menawarkan wilayah cakupan yang lebih besar, dengan kemampuan "penyembuhan sendiri" dari routing mesh secara alamiah, terbukti menjadi penting pada tempat dimana pasokan listrik sangat tidak menentu.
Tulang punggung mesh mencakup lebih dari 30 node, semua berbagi pada satu kanal radio. Sambungan Internet broadband diberikan pada semua anggota mesh. Total bandwidth ke Internet yang tersedia adalah 6 Mbps. Terdapat lebih dari 2000 komputer terhubung ke mesh, sambungan internet broadband membuat beban mesh sangat besar. Saat ini, tampaknya sistem dapat menangani beban tanpa peningkatan latensi atau packet-loss. Jelas skalabilitas / pengembangan akan menjadi masalah jika kita terus menggunakan satu saluran radio. Untuk memecahkan masalah ini, router mesh baru dengan dukungan beberapa saluran radio sedang dikembangkan dan diuji di Dharamsala, dengan penekanan pada produk yang memenuhi persyaratan baik teknis maupun sisi ekonomis. Hasil awal yang ada sangat menjanjikan.
Menghubungkan jaringan mesh yang berbasis pada peralatan daur ulang, yang di rancang dan dibuat secara lokal - dikenal sebagai Himalayan-Mesh-Router (http://drupal.airjaldi.com/node/9). Router mesh di instalasi di setiap lokasi, berbeda hanya antenna saja, tergantung pada lokasi geografis dan kebutuhan. Kami menggunakan berbagai antena, dari 8 - 11 dBi omnidirectional, 12 - 24 dBi antena directional dan kadang-kadang antenna sektoral penguatan tinggi (dan biaya tinggi). Mesh terutama digunakan untuk:
* Akses Internet.
* Aplikasi file sharing.
* Off-situs backup.
* Memutar video berkualitas tinggi dari arsip yang jauh.
Gambar 11.5: Seorang installer Dharamsala bekerja pada sebuah menara
Sebuah pusat VoIP, PBX berbasis software (Asterisk) juga di install dan memberikan layanan jasa telepon untuk anggota. PBX Asterisk juga dihubungkan ke jaringan telepon PSTN. Namun, karena masalah hukum saat ini hanya digunakan untuk panggilan masuk ke dalam mesh. Pelanggan menggunakan berbagai software-phone, serta berbagai ATA (Analog Telepon Adaptor) maupun IP phone yang mempunyai fitur lengkap.
Pada tulang punggung mesh yang di enkripsi tidak di ijinkan akses bagi perangkat mobile (notebook dan PDA), jadi kami telah menempatkan beberapa akses point 802.11b di banyak lokasi yang sama dimana router mesh diinstal. Router mesh memberikan infrastruktur tulang punggung sedang AP memberikan akses untuk perangkat mobile, dimana diperlukan.
Akses ke tulang punggung mesh hanya di ijinkan bagi router mesh. Wireless klien yang sederhana yang tidak memiliki kepandaian untuk "berbicara" menggunakan routing protokol mesh akan menghadapi kebijakan akses yang ketat. Kanal mesh oleh karenanya di enkripsi (WPA), dan juga "disembunyikan" untuk mencegah peralatan mobile untuk menemukannya dan mencoba untuk mengaksesnya. Dengan hanya mengijinkan akses ke mesh pada router router memungkinkan untuk kebijakan kontrol akses yang ketat dan melakukan pembatasan pada CPE (Client Premises Equipment) yang merupakan elemen penting yang dibutuhkan untuk mencapai keamanan end-to-end, mengatur trafik, dan Quality-of-Service.
Konsumsi daya dari router mesh kurang dari 4 Watt. Hal ini membuat mereka ideal untuk penggunaan panel surya. Banyak dari router mesh Dharamsala hanya menggunakan panel surya kecil. Penggunaan tenaga surya di kombinasi dengan antena kecil dan router rendah daya sangat cocok untuk daerah bencana, karena sangat mungkin untuk bertahan ketika semua infrastruktur komunikasi lain sudah rusak.
Tulang punggung mesh mencakup lebih dari 30 node, semua berbagi pada satu kanal radio. Sambungan Internet broadband diberikan pada semua anggota mesh. Total bandwidth ke Internet yang tersedia adalah 6 Mbps. Terdapat lebih dari 2000 komputer terhubung ke mesh, sambungan internet broadband membuat beban mesh sangat besar. Saat ini, tampaknya sistem dapat menangani beban tanpa peningkatan latensi atau packet-loss. Jelas skalabilitas / pengembangan akan menjadi masalah jika kita terus menggunakan satu saluran radio. Untuk memecahkan masalah ini, router mesh baru dengan dukungan beberapa saluran radio sedang dikembangkan dan diuji di Dharamsala, dengan penekanan pada produk yang memenuhi persyaratan baik teknis maupun sisi ekonomis. Hasil awal yang ada sangat menjanjikan.
Menghubungkan jaringan mesh yang berbasis pada peralatan daur ulang, yang di rancang dan dibuat secara lokal - dikenal sebagai Himalayan-Mesh-Router (http://drupal.airjaldi.com/node/9). Router mesh di instalasi di setiap lokasi, berbeda hanya antenna saja, tergantung pada lokasi geografis dan kebutuhan. Kami menggunakan berbagai antena, dari 8 - 11 dBi omnidirectional, 12 - 24 dBi antena directional dan kadang-kadang antenna sektoral penguatan tinggi (dan biaya tinggi). Mesh terutama digunakan untuk:
* Akses Internet.
* Aplikasi file sharing.
* Off-situs backup.
* Memutar video berkualitas tinggi dari arsip yang jauh.
Gambar 11.5: Seorang installer Dharamsala bekerja pada sebuah menaraSebuah pusat VoIP, PBX berbasis software (Asterisk) juga di install dan memberikan layanan jasa telepon untuk anggota. PBX Asterisk juga dihubungkan ke jaringan telepon PSTN. Namun, karena masalah hukum saat ini hanya digunakan untuk panggilan masuk ke dalam mesh. Pelanggan menggunakan berbagai software-phone, serta berbagai ATA (Analog Telepon Adaptor) maupun IP phone yang mempunyai fitur lengkap.
Pada tulang punggung mesh yang di enkripsi tidak di ijinkan akses bagi perangkat mobile (notebook dan PDA), jadi kami telah menempatkan beberapa akses point 802.11b di banyak lokasi yang sama dimana router mesh diinstal. Router mesh memberikan infrastruktur tulang punggung sedang AP memberikan akses untuk perangkat mobile, dimana diperlukan.
Akses ke tulang punggung mesh hanya di ijinkan bagi router mesh. Wireless klien yang sederhana yang tidak memiliki kepandaian untuk "berbicara" menggunakan routing protokol mesh akan menghadapi kebijakan akses yang ketat. Kanal mesh oleh karenanya di enkripsi (WPA), dan juga "disembunyikan" untuk mencegah peralatan mobile untuk menemukannya dan mencoba untuk mengaksesnya. Dengan hanya mengijinkan akses ke mesh pada router router memungkinkan untuk kebijakan kontrol akses yang ketat dan melakukan pembatasan pada CPE (Client Premises Equipment) yang merupakan elemen penting yang dibutuhkan untuk mencapai keamanan end-to-end, mengatur trafik, dan Quality-of-Service.
Konsumsi daya dari router mesh kurang dari 4 Watt. Hal ini membuat mereka ideal untuk penggunaan panel surya. Banyak dari router mesh Dharamsala hanya menggunakan panel surya kecil. Penggunaan tenaga surya di kombinasi dengan antena kecil dan router rendah daya sangat cocok untuk daerah bencana, karena sangat mungkin untuk bertahan ketika semua infrastruktur komunikasi lain sudah rusak.
Senin, 09 Mei 2011
Sinopsis Film Sang Pemimpi
Film Sekuel Laskar Pelangi hadir kembali sesuai novelnya dengan judul film Sang Pemimpi. Film yang menceritakan kisah perjalanan hidup Ikal, Arai dan Jimbron ketika beranjak dewasa. Mereka bertiga mengidolakan guru Bali karena memberikan inspirasi luar biasa dalam mendidik tetapi berbeda 180 derajat dengan kepala sekolah Pak mustar karena sistemnya yang memberikan hukuman bagi yang lalai.
Lika – liku kehidupan tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga ketika bertahan hidup, dunia cinta dan kehidupan remaja. Saat mereka bertiga beranjak remaja, Arai jatuh cinta dengan seseorang yangg bernama Zakiah Nurmala yang berprofesi seorang penyanyi. Kemudian si Jimbron dengan Laksmi yang profesinya sebagai buruh di pabrik cincau. lain halnya dengan Ikal yang tertarik dengan seorang wanita yang ada di poster iklan di film bioskop indonesia.
Karena bimbang dengan kondisinya, Ikal merasa putus asa dan berusaha menghilangkan semua impiannya untuk sekolah ke Eropa bersama Arai. Karena sikap Ikal inilah membuat hati ayahnya kecewa besar.
Karena rasa bersalah yang besar kepada ayahnya, ikal kemudian bangkit lagi bersama teman temannya yang senasib seperjuangan untuk meraih mimpi. Tidak salah mereka berucap sang pemimpi untuk meraih cita – cita, harapan dan cinta. Hingga akhirnya mereka meraih kesuksesan ketika sarjana diraih. Tetapi Arai malah menghilang, apakah Ikal mampu mengejar mimpi sendirian tanpa Arai ?
Lika – liku kehidupan tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga ketika bertahan hidup, dunia cinta dan kehidupan remaja. Saat mereka bertiga beranjak remaja, Arai jatuh cinta dengan seseorang yangg bernama Zakiah Nurmala yang berprofesi seorang penyanyi. Kemudian si Jimbron dengan Laksmi yang profesinya sebagai buruh di pabrik cincau. lain halnya dengan Ikal yang tertarik dengan seorang wanita yang ada di poster iklan di film bioskop indonesia.
Karena bimbang dengan kondisinya, Ikal merasa putus asa dan berusaha menghilangkan semua impiannya untuk sekolah ke Eropa bersama Arai. Karena sikap Ikal inilah membuat hati ayahnya kecewa besar.
Karena rasa bersalah yang besar kepada ayahnya, ikal kemudian bangkit lagi bersama teman temannya yang senasib seperjuangan untuk meraih mimpi. Tidak salah mereka berucap sang pemimpi untuk meraih cita – cita, harapan dan cinta. Hingga akhirnya mereka meraih kesuksesan ketika sarjana diraih. Tetapi Arai malah menghilang, apakah Ikal mampu mengejar mimpi sendirian tanpa Arai ?
Minggu, 08 Mei 2011
Siaran Pers No. 34/PIH/KOMINFO/5/2011 tentang Dukungan Kementerian Kominfo Melalui Media Center dan Publikasi Bagi Kesuksesan KTT ASEAN 2011
(Jakarta, 4 Mei 2011). Pada hari-hari ini aktivitas masyaraka t di Jakarta dan sekitarnya diwarnai dengan munculnya banyak sekali beragam atribut ASEAN. Ini terkait pelaksanaan KTT ASEAN ke-18 yang akan berlangsung pada tanggal 7 dan 8 Mei 2011. Keberadaan Indonesia sebagai negara yang secara geografis dan demografis terbesar di ASEAN mendorong Indonesia untuk mengupayakan seoptimal mungkin komitmen Indonesia bagi kepentingan ASEAN, mengingat m asih banyak ruang bagi ASEAN untuk bekerja dan untuk menghadapi berbagai tantangan global dan Indonesia akan mempercepat gerak menjadi pencapaian yang signifikan. Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan komi nitas ASEAN pada 2015 dan juga akan menyatukan negara-negara anggota untuk memperkuat kerjasama ekonomi ASEAN. Indonesia mengemas visi sebagai ketua ASEAN di tahun 2011 dalam satu tema besar, “Komunitas ASEAN dalam Komunitas Bangsa-bangsa Global.”
ASEAN yang dibentuk pada 1967 melalui Deklarasi Bangkok (dimana Indonesia adalah salah satu negara pendirinya bersama beberapa negara lain di kawasan Asia Tenggara) ini kini beranggotakan Brunei,Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Selain menjadi tuan rumah KTT ASEAN, Indonesia juga akan menyelenggarakan sejumlah pertemuan penting seperti KTT ASEAN dan East Asia Summit, ASEAN Political Security Community Council, ASEAN Economic Community Council, ASEAN Socio-Cultural Community Council, ASEAN Foreign Ministers Meeting, ASEAN Defence Ministers Meeting, ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime. Itu belum terhitung dengan puluhan hingga total lebih dari 200 pertemuan dan aktivitas lainnya yang terkait dengan ASEAN dan tersebar penyelenggaraannya di 14 provinsi di seluruh Indonesia.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN di sepanjang tahun 2011 ini Kementerian K ominfo telah ditunjuk sebagai penanggung-jawab media dan kehumasan Sekretariat K eketuaan ASEAN berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 7 Tahun 2011 tertanggal 21 Maret 2011. Sejumlah kegiatan telah, sedang dan akan diteruskan oleh Kementerian Kominfo, dengan tujuan untuk menjelaskan, mengedukasi dan mensosialisasikan momentum kegiatan ASEAN. Dalam format teknisnya, kegiatan itu meliputi penggunaan media luar ruang, media tatap muka, media penyiaran, media cetak, media tradisiopnil dan media jejaring sosial. Ini berarti, tidak hanya wa r ga masyarakat di sekitar Jakarta saja yang menikmati sosialisasi tersebut, karena dilakukan secara nasional dan bahkan regional. Melalui pola sosialisasi seperti ini, Kementerian Kominfo berharap bahwa keinginan Indonesia mulai memberikan perhatian yang lebih pada adanya kemitraan dan partisipasi masyarakat secara intensif dapat lebih tercapai , dengan tujuan agar ASEAN tidak selalu identik hubungan kerja-sama antara Go to Go, tetapi sudah merupakan lintas antar masyarakat.
Khusus untuk kegiatan di Media Center ini, Kementerian Kominfo dibantu oleh PT Telkom yang selain menyediakan SNG, juga menyediakan kapasitas bandwidth hingga sebesar 2 Gigabytes (kondisi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan trafik yang lewat di dalam jaringan yang jadi tanggungjawab PT Telkom seandainya kapasitas yang tersedia tidak mencukupi atau terjadi lonjakan trafik yang luar biasa). Dengan kapasitas sebesar itu dimungkinkan untuk mengakomodasi ratusan wartawan yang mungkin pada bersamaan akan menggunakan wifi di Media Center (seluas 900 meter persegi) selain sebanyak 100 komputer desktop yang disediakan secara stasioner. Ini belum terhitung dengan keperluan untuk pengiriman berita, image dan lain sebagainya ke luar negeri. Selain itu, PT Telkom juga menyediakan layanan VPN (Virtual Private Network) IP, yaitu suatu layanan komunikasi data any to any connection berbasis ip multi protocol label switching (MPLS). Khusus untuk VPN IP ini digunakan untuk tujuan pengendalian keamanan. Sedangkan TVRI juga berperan aktif sebagai TV Poll yang secara official dapat melakukan distribusi dan deployment yang materinya dapat digunakan oleh media televisi lainnya baik dalam maupun luar negeri, sehingga event-event penting di dalam forum KTT ASEAN tidak perlu crowded di dalam venue. Sedangkan untuk mentransmisikan berita (dispatch) melalui satelit, baik PT Telkom maupun PT Indosat juga sudah stand by untuk membantu keperluan sejumlah media.
Bahwasanya fasilitas yang disediakan di Media Center masih belum memuaskan berbagai pihak, khususnya para wartawan, seperti misalnya dalam memperoleh ID Card, melalui Siaran Pers ini Kementerian Kominfo menyampaikan permohonan maaf. Kementerian Kominfo pada prinsipnya berusaha semaksimal mungkin membantu keperluan para wartawan dan sedang tetap berusaha mencari solusi yang lebih baik. Sebagai informasi, hingga tanggal 4 Mei 2011 ini tercatat lebih dari 450 wartawan dalam dan luar negeri yang sudah memperolreh ID Card. Di luar aktivitas Media Center KTT ASEAN yang terletak di sisi kiri ujung JCC, Kementerian Kominfo juga didukung oleh hampir seluruh televisi untuk menayangkan kegiatan jelang dan selama KTT ASEAN berlangsung. Sedangkan kontribusi yang diberikan oleh hampir seluruh penyelenggara telekomunikasi adalah berupa pemasangan beragam spanduk, umbul-umbul, baliho dan billboard di sejumlah jalan protokol dan titik-titik strategis di Jakarta dan sekitarnya, selain hal serupa juga dilakukan oleh barbagai instansi pemerintah dan swasta.
ASEAN yang dibentuk pada 1967 melalui Deklarasi Bangkok (dimana Indonesia adalah salah satu negara pendirinya bersama beberapa negara lain di kawasan Asia Tenggara) ini kini beranggotakan Brunei,Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Selain menjadi tuan rumah KTT ASEAN, Indonesia juga akan menyelenggarakan sejumlah pertemuan penting seperti KTT ASEAN dan East Asia Summit, ASEAN Political Security Community Council, ASEAN Economic Community Council, ASEAN Socio-Cultural Community Council, ASEAN Foreign Ministers Meeting, ASEAN Defence Ministers Meeting, ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime. Itu belum terhitung dengan puluhan hingga total lebih dari 200 pertemuan dan aktivitas lainnya yang terkait dengan ASEAN dan tersebar penyelenggaraannya di 14 provinsi di seluruh Indonesia.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN di sepanjang tahun 2011 ini Kementerian K ominfo telah ditunjuk sebagai penanggung-jawab media dan kehumasan Sekretariat K eketuaan ASEAN berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 7 Tahun 2011 tertanggal 21 Maret 2011. Sejumlah kegiatan telah, sedang dan akan diteruskan oleh Kementerian Kominfo, dengan tujuan untuk menjelaskan, mengedukasi dan mensosialisasikan momentum kegiatan ASEAN. Dalam format teknisnya, kegiatan itu meliputi penggunaan media luar ruang, media tatap muka, media penyiaran, media cetak, media tradisiopnil dan media jejaring sosial. Ini berarti, tidak hanya wa r ga masyarakat di sekitar Jakarta saja yang menikmati sosialisasi tersebut, karena dilakukan secara nasional dan bahkan regional. Melalui pola sosialisasi seperti ini, Kementerian Kominfo berharap bahwa keinginan Indonesia mulai memberikan perhatian yang lebih pada adanya kemitraan dan partisipasi masyarakat secara intensif dapat lebih tercapai , dengan tujuan agar ASEAN tidak selalu identik hubungan kerja-sama antara Go to Go, tetapi sudah merupakan lintas antar masyarakat.
Khusus untuk kegiatan di Media Center ini, Kementerian Kominfo dibantu oleh PT Telkom yang selain menyediakan SNG, juga menyediakan kapasitas bandwidth hingga sebesar 2 Gigabytes (kondisi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan trafik yang lewat di dalam jaringan yang jadi tanggungjawab PT Telkom seandainya kapasitas yang tersedia tidak mencukupi atau terjadi lonjakan trafik yang luar biasa). Dengan kapasitas sebesar itu dimungkinkan untuk mengakomodasi ratusan wartawan yang mungkin pada bersamaan akan menggunakan wifi di Media Center (seluas 900 meter persegi) selain sebanyak 100 komputer desktop yang disediakan secara stasioner. Ini belum terhitung dengan keperluan untuk pengiriman berita, image dan lain sebagainya ke luar negeri. Selain itu, PT Telkom juga menyediakan layanan VPN (Virtual Private Network) IP, yaitu suatu layanan komunikasi data any to any connection berbasis ip multi protocol label switching (MPLS). Khusus untuk VPN IP ini digunakan untuk tujuan pengendalian keamanan. Sedangkan TVRI juga berperan aktif sebagai TV Poll yang secara official dapat melakukan distribusi dan deployment yang materinya dapat digunakan oleh media televisi lainnya baik dalam maupun luar negeri, sehingga event-event penting di dalam forum KTT ASEAN tidak perlu crowded di dalam venue. Sedangkan untuk mentransmisikan berita (dispatch) melalui satelit, baik PT Telkom maupun PT Indosat juga sudah stand by untuk membantu keperluan sejumlah media.
Bahwasanya fasilitas yang disediakan di Media Center masih belum memuaskan berbagai pihak, khususnya para wartawan, seperti misalnya dalam memperoleh ID Card, melalui Siaran Pers ini Kementerian Kominfo menyampaikan permohonan maaf. Kementerian Kominfo pada prinsipnya berusaha semaksimal mungkin membantu keperluan para wartawan dan sedang tetap berusaha mencari solusi yang lebih baik. Sebagai informasi, hingga tanggal 4 Mei 2011 ini tercatat lebih dari 450 wartawan dalam dan luar negeri yang sudah memperolreh ID Card. Di luar aktivitas Media Center KTT ASEAN yang terletak di sisi kiri ujung JCC, Kementerian Kominfo juga didukung oleh hampir seluruh televisi untuk menayangkan kegiatan jelang dan selama KTT ASEAN berlangsung. Sedangkan kontribusi yang diberikan oleh hampir seluruh penyelenggara telekomunikasi adalah berupa pemasangan beragam spanduk, umbul-umbul, baliho dan billboard di sejumlah jalan protokol dan titik-titik strategis di Jakarta dan sekitarnya, selain hal serupa juga dilakukan oleh barbagai instansi pemerintah dan swasta.
Minggu, 27 Februari 2011
Facebook & Twitter Jadi Musuh Baru Mesir
Adanya gelombang demonstrasi yang terjadi di Mesir tak lepas dari peran situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Untuk itu, pihak Mesir telah memutus akses internet untuk menanggulangi demonstrasi tersebut. Pemutusan akses internet itu sendiri dilakukan sejak Kamis, 27 Januari 2011.
Tampaknya tindakan preventif itu tidak berhasil, karena demonstrasi massal kembali pecah secara serentak di penjuru Mesir, Jumat 28 Januari 2011, untuk menuntut rezim Hosni Mubarak mundur.
Bagi kalangan pengamat, langkah pemerintah Mesir memutus akses internet menandakan bahwa laman-laman sosial media telah berperan penting dalam menciptakan pergolakan massal. Maka, bagi rezim Mubarak, jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter harus diblokir, bahkan semua akses internet jangan sampai tetap beredar.
Menurut kolumnis Computerworld, Jaikumar VijayanRezim, Mubarak tidak ingin mengulang kejadian di Tunisia sekaligus ingin mengadopsi langkah-langkah China dan Iran dalam membendung gerakan populer yang dibantu oleh media-media sosial di internet.
Selama ini. para aktivis dan kubu oposisi bisa dengan mudah memobilisasi massa dan melakukan koordinasi gerakan unjuk rasa melalui akun di Facebook dan Twitter. Mereka juga bisa menjadi media alternatif dengan menayangkan video-video bentrokan yang segera tersebar ke seluruh dunia melalui laman YouTube dan blog.
Data dari laman pemantau media sosial, Social Bakers, menunjukkan bertambahnya jumlah pengguna Facebook di Mesir. Enam bulan lalu, jumlah pengguna jejaring sosial itu tidak sampai 3,2 juta. Namun, hingga pekan lalu, pengguna Facebook di Negeri Piramid ini berjumlah lebih dari lima juta orang. Sekitar 85 persen pengguna masuk dalam angkatan usia produktif, yaitu 18 hingga 44 tahun.
Berdasarkan data tersebut, tidak heran bila jejaring sosial seperti Facebook menjadi alat perjuangan para aktivis untuk berkoordinasi dan memobilisasi massa. Grup-grup di Facebook pun bermunculan. Walau menonjolkan tema-tema yang berbeda – dari kesulitan ekonomi hingga kekerasan aparat – tujuan grup-grup itu sama, yaitu bersatu menggulingkan pemerintahan Mubarak melalui gerakan massa.
Harian The Guardian mencatat, salah satu grup di Facebook yang populer adalah “We are all Khaled Said.” Grup itu mengadopsi nama seorang pemuda di Kota Alexandria yang dipukul hingga mati oleh polisi tahun lalu.
Grup online itu membawa pesan solidaritas melawan aparat keamanan yang semena-mena atas kaum muda. Dengan cepat, grup itu diakses oleh ratusan ribu pengguna Facebook di Mesir.
Kaum oposisi tradisional pun akhirnya ikut pola kaum muda dalam menyampaikan pesan ke banyak orang melalui media sosial. Itulah yang dilakukan Mohamed El Baradei, salah seorang tokoh oposisi.
Peraih Nobel Perdamaian 2005 ini memanfaatkan Twitter untuk menyampaikan pesan-pesan politiknya. “Dukung penuh seruan untuk demonstrasi damai melawan represi,” demikian kicau ElBaradei di Twitter, seperti yang dipantau majalah Newsweek.
Kedatangan ElBaradei ke Kairo untuk mendukung demonstrasi pada 28 Januari itu disebarluaskan melalui internet.
Perkembangan pesat jumlah pengguna media sosial di Mesir itulah yang membuat rezim Mubarak memutuskan melakukan tindakan frontal, yaitu memutus semua akses internet.
Richard Stiennon, pengamat dari IT-Harvest, menilai bahwa upaya pemerintah Mesir itu menunjukkan bahwa stabilitas pemerintahan, pengambilan kebijakan, bahkan pemilihan umum bisa dipengaruhi oleh akses yang bebas dan terbuka atas informasi dan publik.
“Pemerintah punya kemampuan untuk menggunakan teknologi dalam memblokir semua akses ke layanan-layanan tertentu. Masalahnya, sampai seberapa lama tindakan itu bisa dilakukan,” kata Stiennon seperti dikutip laman Computerworld.
Menurut dia, pihak berwenang harus memutus semua akses internet secara serentak di semua wilayah untuk mencegah massa berkoordinasi satu sama lain.
Pemblokiran itu sukses dilakukan oleh Iran ketika menghadapi gelombang demonstrasi massal pada 2009. Saat itu kubu oposisi sukses menghimpun massa melalui berbagai pesan di Twitter dan Facebook untuk menentang hasil pemilu, yang mereka anggap sarat kecurangan sehingga memenangkan kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad.
Namun, Iran saat itu bertindak sigap dengan memblokir semua akses internet untuk publik. Massa demonstran pun kesulitan berkoordinasi di berbagai kota dan akhirnya gerakan anti Ahmadinejad berhasil ditangkal.
China pun menerapkan kontrol yang ketat atas penggunaan internet. Bahkan, pengguna internet di China tidak bisa mengakses jejaring sosial yang populer seperti Facebook, Twitter, dan Youtube. Ini berkat upaya serius pemerintah China dalam mengendalikan teknologi informasi di negeri mereka dengan mengerahkan dana yang besar dan kampanye yang terus-menerus.
Namun, China dan Iran berbeda dengan Mesir. Kedua negara itu bisa melakukan kontrol internet yang ketat karena memiliki infrastruktur dan keuangan yang memadai. Sebaliknya, Mesir tengah mengalami krisis ekonomi. Harga-harga kebutuhan pokok naik, begitu pula tingkat pengangguran.
Memutus jaringan internet di hampir penjuru Mesir selama berhari-hari bisa turut memperburuk situasi ekonomi di negara itu. Di hampir semua negara, teknologi informasi seperti internet telah menjadi elemen penting untuk menggerakkan perekonomian.
Tampaknya tindakan preventif itu tidak berhasil, karena demonstrasi massal kembali pecah secara serentak di penjuru Mesir, Jumat 28 Januari 2011, untuk menuntut rezim Hosni Mubarak mundur.
Bagi kalangan pengamat, langkah pemerintah Mesir memutus akses internet menandakan bahwa laman-laman sosial media telah berperan penting dalam menciptakan pergolakan massal. Maka, bagi rezim Mubarak, jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter harus diblokir, bahkan semua akses internet jangan sampai tetap beredar.
Menurut kolumnis Computerworld, Jaikumar VijayanRezim, Mubarak tidak ingin mengulang kejadian di Tunisia sekaligus ingin mengadopsi langkah-langkah China dan Iran dalam membendung gerakan populer yang dibantu oleh media-media sosial di internet.
Selama ini. para aktivis dan kubu oposisi bisa dengan mudah memobilisasi massa dan melakukan koordinasi gerakan unjuk rasa melalui akun di Facebook dan Twitter. Mereka juga bisa menjadi media alternatif dengan menayangkan video-video bentrokan yang segera tersebar ke seluruh dunia melalui laman YouTube dan blog.
Data dari laman pemantau media sosial, Social Bakers, menunjukkan bertambahnya jumlah pengguna Facebook di Mesir. Enam bulan lalu, jumlah pengguna jejaring sosial itu tidak sampai 3,2 juta. Namun, hingga pekan lalu, pengguna Facebook di Negeri Piramid ini berjumlah lebih dari lima juta orang. Sekitar 85 persen pengguna masuk dalam angkatan usia produktif, yaitu 18 hingga 44 tahun.
Berdasarkan data tersebut, tidak heran bila jejaring sosial seperti Facebook menjadi alat perjuangan para aktivis untuk berkoordinasi dan memobilisasi massa. Grup-grup di Facebook pun bermunculan. Walau menonjolkan tema-tema yang berbeda – dari kesulitan ekonomi hingga kekerasan aparat – tujuan grup-grup itu sama, yaitu bersatu menggulingkan pemerintahan Mubarak melalui gerakan massa.
Harian The Guardian mencatat, salah satu grup di Facebook yang populer adalah “We are all Khaled Said.” Grup itu mengadopsi nama seorang pemuda di Kota Alexandria yang dipukul hingga mati oleh polisi tahun lalu.
Grup online itu membawa pesan solidaritas melawan aparat keamanan yang semena-mena atas kaum muda. Dengan cepat, grup itu diakses oleh ratusan ribu pengguna Facebook di Mesir.
Kaum oposisi tradisional pun akhirnya ikut pola kaum muda dalam menyampaikan pesan ke banyak orang melalui media sosial. Itulah yang dilakukan Mohamed El Baradei, salah seorang tokoh oposisi.
Peraih Nobel Perdamaian 2005 ini memanfaatkan Twitter untuk menyampaikan pesan-pesan politiknya. “Dukung penuh seruan untuk demonstrasi damai melawan represi,” demikian kicau ElBaradei di Twitter, seperti yang dipantau majalah Newsweek.
Kedatangan ElBaradei ke Kairo untuk mendukung demonstrasi pada 28 Januari itu disebarluaskan melalui internet.
Perkembangan pesat jumlah pengguna media sosial di Mesir itulah yang membuat rezim Mubarak memutuskan melakukan tindakan frontal, yaitu memutus semua akses internet.
Richard Stiennon, pengamat dari IT-Harvest, menilai bahwa upaya pemerintah Mesir itu menunjukkan bahwa stabilitas pemerintahan, pengambilan kebijakan, bahkan pemilihan umum bisa dipengaruhi oleh akses yang bebas dan terbuka atas informasi dan publik.
“Pemerintah punya kemampuan untuk menggunakan teknologi dalam memblokir semua akses ke layanan-layanan tertentu. Masalahnya, sampai seberapa lama tindakan itu bisa dilakukan,” kata Stiennon seperti dikutip laman Computerworld.
Menurut dia, pihak berwenang harus memutus semua akses internet secara serentak di semua wilayah untuk mencegah massa berkoordinasi satu sama lain.
Pemblokiran itu sukses dilakukan oleh Iran ketika menghadapi gelombang demonstrasi massal pada 2009. Saat itu kubu oposisi sukses menghimpun massa melalui berbagai pesan di Twitter dan Facebook untuk menentang hasil pemilu, yang mereka anggap sarat kecurangan sehingga memenangkan kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad.
Namun, Iran saat itu bertindak sigap dengan memblokir semua akses internet untuk publik. Massa demonstran pun kesulitan berkoordinasi di berbagai kota dan akhirnya gerakan anti Ahmadinejad berhasil ditangkal.
China pun menerapkan kontrol yang ketat atas penggunaan internet. Bahkan, pengguna internet di China tidak bisa mengakses jejaring sosial yang populer seperti Facebook, Twitter, dan Youtube. Ini berkat upaya serius pemerintah China dalam mengendalikan teknologi informasi di negeri mereka dengan mengerahkan dana yang besar dan kampanye yang terus-menerus.
Namun, China dan Iran berbeda dengan Mesir. Kedua negara itu bisa melakukan kontrol internet yang ketat karena memiliki infrastruktur dan keuangan yang memadai. Sebaliknya, Mesir tengah mengalami krisis ekonomi. Harga-harga kebutuhan pokok naik, begitu pula tingkat pengangguran.
Memutus jaringan internet di hampir penjuru Mesir selama berhari-hari bisa turut memperburuk situasi ekonomi di negara itu. Di hampir semua negara, teknologi informasi seperti internet telah menjadi elemen penting untuk menggerakkan perekonomian.
Jumat, 05 November 2010
Sejarah Singkat Bahasa Indonesia, Bahasa Nasional Indonesia
Bahasa resmi Indonesia adalah Bahasa Indonesia (harfiah, "bahasa Indonesia"). It is the language that unifies the world's fourth most populous country – a country comprised of almost 18,000 islands, and inhabited by 350 ethnic groups speaking 750 native languages and dialects. Ini adalah bahasa yang menyatukan negara berpenduduk terbesar keempat di dunia - sebuah negara yang terdiri dari hampir 18.000 pulau, dan dihuni oleh 350 kelompok etnis yang berbicara 750 bahasa asli dan dialek. Bahasa Indonesia, a standardised version of Malay, is the sixth most widely spoken language in the world (after Mandarin, English, Hindi, Spanish and Arabic). Bahasa Indonesia, versi standar bahasa Melayu, adalah bahasa yang paling banyak digunakan keenam di dunia (setelah Mandarin, Inggris, Hindi, Spanyol dan Arab).
With dialect variations, Malay-Indonesian is spoken by as many as 250 million people worldwide. Dengan variasi dialek, Melayu-Indonesia diucapkan oleh sebanyak 250 juta orang di seluruh dunia. It is the dominant language of Indonesia and Malaysia, and is strong in Singapore, Brunei, southern Thailand and the Cocos Keeling Islands of Australia. Ini adalah bahasa yang dominan di Indonesia dan Malaysia, dan kuat di Singapura, Brunei, Thailand selatan dan Kepulauan Cocos Keeling Australia. It is also found in the Sulu area of the southern Philippines and among people of Malay descent in South Africa, Sri Lanka and elsewhere. Hal ini juga ditemukan di daerah Sulu di Filipina selatan dan antara orang-orang keturunan Melayu di Afrika Selatan, Sri Lanka dan di tempat lain.
From the ninth to the fourteenth century, Malay was the court language of the Sumateran empire of Sriwijaya. Dari kesembilan hingga abad keempat belas, Melayu adalah bahasa istana kekaisaran Sumatera Sriwijaya. It was also the language of the greatest of all medieval Malay states, Malacca. Ini juga merupakan bahasa terbesar dari semua negara Melayu abad pertengahan, Malaka. As a result, Malay became the native tongue of the people living on both sides of the Strait of Malacca that separates Sumatera from the Malay Peninsula. Akibatnya, Melayu menjadi bahasa asli dari orang yang hidup di kedua sisi Selat Malaka yang memisahkan Sumatera dari Semenanjung Melayu.
In the succeeding centuries, the Strait of Malacca became a busy sea thoroughfare. Pada abad berikutnya, Selat Malaka menjadi Jalan Pintas laut sibuk. Countless travellers and traders passed through and came into contact with the Malay language. Tak terhitung wisatawan dan pedagang melewati dan datang ke dalam kontak dengan bahasa Melayu. They bore the language throughout the islands of Indonesia and, eventually, it became a widely used lingua franca. Mereka menanggung bahasa seluruh kepulauan Indonesia dan, akhirnya, itu menjadi lingua franca digunakan secara luas. Later, Muslims and Christians helped spread the language as they used it in the propagation of their faiths. Kemudian, Muslim dan Kristen membantu menyebarkan bahasa sebagai yang mereka gunakan dalam penyebaran agama mereka. By the time Indonesia began to fall under the control of the Netherlands in the seventeenth century, Malay was so well entrenched as a lingua franca that the European rulers adapted it as a primary medium of communication between the government and the people (along with Dutch). Pada saat Indonesia mulai jatuh di bawah kontrol Belanda pada abad ketujuh belas, Melayu sangat baik tertanam sebagai lingua franca bahwa penguasa Eropa diadaptasi sebagai media utama komunikasi antara pemerintah dan rakyat (bersama dengan Belanda) .
Belajar Bahasa Indonesia, bahasa nasional With anti-colonial sentiments running high in the early twentieth century, it was not easy to see what would define Indonesia as an independent nation. Dengan sentimen anti-kolonial berjalan tinggi di awal abad kedua puluh, tidak mudah untuk melihat apa yang akan mendefinisikan Indonesia sebagai negara merdeka. Given the diversity of cultures and native languages of the islands, it was difficult to find what Indonesians had in common. Mengingat keragaman budaya dan bahasa asli dari pulau, sulit untuk menemukan apa yang Indonesia memiliki kesamaan. That common identity would eventually be found by developing a standardised version of Malay to unify the islands, and calling the language Bahasa Indonesia. Bahwa identitas umum akhirnya akan ditemukan dengan mengembangkan versi standar bahasa Melayu untuk menyatukan pulau-pulau, dan menyebut bahasa Bahasa Indonesia.
In 1928, with the country's nationalist movement in full swing, the Congress of Young People drafted the famous Young People's Vow (Sumpah Pemuda) declaring “Indonesian” the pre-eminent language of Indonesia as well as the language of national unity. Pada tahun 1928, dengan gerakan nasionalis negara dalam ayunan penuh, Kongres Pemuda merancang Sumpah yang terkenal Muda Rakyat (Sumpah Pemuda) menyatakan "Bahasa Indonesia" bahasa unggulan Indonesia serta bahasa persatuan nasional. In 1945, when the Indonesian nationalist movement arose to declare an independent republic, the Proclamation of Independence, the state philosophy of Pancasila and the Constitution were all uttered and framed in Bahasa Indonesia. Pada tahun 1945, ketika gerakan nasionalis Indonesia muncul untuk menyatakan sebuah republik merdeka, Proklamasi Kemerdekaan, falsafah negara Pancasila dan UUD semua diucapkan dan dibingkai dalam Bahasa Indonesia. When the Republic emerged victorious from the subsequent Revolution (1945-1949), the prestige of the language was secured and its development was unstoppable. Ketika Republik menang dari Revolusi berikutnya (1945-1949), prestise bahasa tersebut dijamin dan perkembangannya telah dihentikan.
Today, Indonesians are overwhelmingly bilingual. Hari ini, Indonesia adalah sangat bilingual. In infancy, they learn the native language of their island region and, when they enter school, they learn Bahasa Indonesia – the national language and medium of instruction in educational institutions at all levels throughout the country. Pada bayi, mereka belajar bahasa asli daerah pulau mereka dan, ketika mereka masuk sekolah, mereka belajar Bahasa Indonesia - bahasa nasional dan bahasa pengantar di lembaga pendidikan di semua tingkat di seluruh negeri. It is rare to meet an Indonesian who is not fluent in her or his native tongue as well as the national language - Bahasa Indonesia. Sangat jarang untuk bertemu dengan seorang Indonesia yang tidak fasih dalam bahasa asli dia atau juga sebagai bahasa nasional - bahasa Indonesia.
With dialect variations, Malay-Indonesian is spoken by as many as 250 million people worldwide. Dengan variasi dialek, Melayu-Indonesia diucapkan oleh sebanyak 250 juta orang di seluruh dunia. It is the dominant language of Indonesia and Malaysia, and is strong in Singapore, Brunei, southern Thailand and the Cocos Keeling Islands of Australia. Ini adalah bahasa yang dominan di Indonesia dan Malaysia, dan kuat di Singapura, Brunei, Thailand selatan dan Kepulauan Cocos Keeling Australia. It is also found in the Sulu area of the southern Philippines and among people of Malay descent in South Africa, Sri Lanka and elsewhere. Hal ini juga ditemukan di daerah Sulu di Filipina selatan dan antara orang-orang keturunan Melayu di Afrika Selatan, Sri Lanka dan di tempat lain.
From the ninth to the fourteenth century, Malay was the court language of the Sumateran empire of Sriwijaya. Dari kesembilan hingga abad keempat belas, Melayu adalah bahasa istana kekaisaran Sumatera Sriwijaya. It was also the language of the greatest of all medieval Malay states, Malacca. Ini juga merupakan bahasa terbesar dari semua negara Melayu abad pertengahan, Malaka. As a result, Malay became the native tongue of the people living on both sides of the Strait of Malacca that separates Sumatera from the Malay Peninsula. Akibatnya, Melayu menjadi bahasa asli dari orang yang hidup di kedua sisi Selat Malaka yang memisahkan Sumatera dari Semenanjung Melayu.
In the succeeding centuries, the Strait of Malacca became a busy sea thoroughfare. Pada abad berikutnya, Selat Malaka menjadi Jalan Pintas laut sibuk. Countless travellers and traders passed through and came into contact with the Malay language. Tak terhitung wisatawan dan pedagang melewati dan datang ke dalam kontak dengan bahasa Melayu. They bore the language throughout the islands of Indonesia and, eventually, it became a widely used lingua franca. Mereka menanggung bahasa seluruh kepulauan Indonesia dan, akhirnya, itu menjadi lingua franca digunakan secara luas. Later, Muslims and Christians helped spread the language as they used it in the propagation of their faiths. Kemudian, Muslim dan Kristen membantu menyebarkan bahasa sebagai yang mereka gunakan dalam penyebaran agama mereka. By the time Indonesia began to fall under the control of the Netherlands in the seventeenth century, Malay was so well entrenched as a lingua franca that the European rulers adapted it as a primary medium of communication between the government and the people (along with Dutch). Pada saat Indonesia mulai jatuh di bawah kontrol Belanda pada abad ketujuh belas, Melayu sangat baik tertanam sebagai lingua franca bahwa penguasa Eropa diadaptasi sebagai media utama komunikasi antara pemerintah dan rakyat (bersama dengan Belanda) .
Belajar Bahasa Indonesia, bahasa nasional With anti-colonial sentiments running high in the early twentieth century, it was not easy to see what would define Indonesia as an independent nation. Dengan sentimen anti-kolonial berjalan tinggi di awal abad kedua puluh, tidak mudah untuk melihat apa yang akan mendefinisikan Indonesia sebagai negara merdeka. Given the diversity of cultures and native languages of the islands, it was difficult to find what Indonesians had in common. Mengingat keragaman budaya dan bahasa asli dari pulau, sulit untuk menemukan apa yang Indonesia memiliki kesamaan. That common identity would eventually be found by developing a standardised version of Malay to unify the islands, and calling the language Bahasa Indonesia. Bahwa identitas umum akhirnya akan ditemukan dengan mengembangkan versi standar bahasa Melayu untuk menyatukan pulau-pulau, dan menyebut bahasa Bahasa Indonesia.
In 1928, with the country's nationalist movement in full swing, the Congress of Young People drafted the famous Young People's Vow (Sumpah Pemuda) declaring “Indonesian” the pre-eminent language of Indonesia as well as the language of national unity. Pada tahun 1928, dengan gerakan nasionalis negara dalam ayunan penuh, Kongres Pemuda merancang Sumpah yang terkenal Muda Rakyat (Sumpah Pemuda) menyatakan "Bahasa Indonesia" bahasa unggulan Indonesia serta bahasa persatuan nasional. In 1945, when the Indonesian nationalist movement arose to declare an independent republic, the Proclamation of Independence, the state philosophy of Pancasila and the Constitution were all uttered and framed in Bahasa Indonesia. Pada tahun 1945, ketika gerakan nasionalis Indonesia muncul untuk menyatakan sebuah republik merdeka, Proklamasi Kemerdekaan, falsafah negara Pancasila dan UUD semua diucapkan dan dibingkai dalam Bahasa Indonesia. When the Republic emerged victorious from the subsequent Revolution (1945-1949), the prestige of the language was secured and its development was unstoppable. Ketika Republik menang dari Revolusi berikutnya (1945-1949), prestise bahasa tersebut dijamin dan perkembangannya telah dihentikan.
Today, Indonesians are overwhelmingly bilingual. Hari ini, Indonesia adalah sangat bilingual. In infancy, they learn the native language of their island region and, when they enter school, they learn Bahasa Indonesia – the national language and medium of instruction in educational institutions at all levels throughout the country. Pada bayi, mereka belajar bahasa asli daerah pulau mereka dan, ketika mereka masuk sekolah, mereka belajar Bahasa Indonesia - bahasa nasional dan bahasa pengantar di lembaga pendidikan di semua tingkat di seluruh negeri. It is rare to meet an Indonesian who is not fluent in her or his native tongue as well as the national language - Bahasa Indonesia. Sangat jarang untuk bertemu dengan seorang Indonesia yang tidak fasih dalam bahasa asli dia atau juga sebagai bahasa nasional - bahasa Indonesia.
Definisi Formal nominal Operasional
Definisi = pernyataan yang tepat mengenai arti suatu kata atau konsep.
Konsep = pengertian yang disimpulkan secara umum (abstrak) dengan mengamati persamaan yang terdapat diantara gejala.
Contoh :
Kata “segitiga” adalah hasil abstrak dari sejumlah segitiga.
Adalah ciri – ciri yang sama
Macam – Macam Definisi :
1. Definisi Nominal
2. Definisi Formal
3. Definisi Operasional
4. Definisi Luas
1. A. DEFINISI NOMINAL
Definisi ini biasa digunakan dalam kamus.
Dalam definisi ini suatu kata dibatasi dengan kata lain yang merupakan sinonimnya (padanan), dan dengan terjemahannya atau menunjukkan asal katanya (etimologi).
1. B. DEFINISI FORMAL
Definisi formal terdiri dari ruas atau bagian yaitu :
- Definiendum = bagian yang didefinisikan
- Definiens = bagian yang mendefinisikan
Contoh : Dosen = pengajar di perguruan tinggi
Definiendum definiens
1. C. DEFINISI OPERASIONAL
Definisi ini kita perlukan jika kita mengadakan penelitian sehubungan dengan hal – hal yang tidak dapat diamati atau diukur secara langsung.
Misal : anda ingin mengetahui apakah mutu makanan mempengaruhi pertumbuhan ikan.
Untuk membahasnya perlu kita ketahui atau dijelaskan apa mutu makanan dan apa arti pertumbuhan ikan.
D. DEFINISI LUAS
Definisi ini merupakan uraian panjang lebar, bisa satu paragraph, satu bab, atau bisa meliputi seluruh karangan.
Definisi ini diperlukan bila kita berhadapan dengan suatu konsep yang amat rumit, yang tidak bisa dijelaskan dengan kalimat yang pendek.
Contoh – contoh :
1. I. DEFINISI NOMINAL
1. Badut ialah pelawak.
2. Ikan dalam Bahasa Inggris disebut fish.
1. II. DEFINISI FORMAL
1. Kiper adalah pemain bola yang bertugas menjaga gawang.
2. Selat ialah lautan sempit yang terletak diantara dua pulau.
3. SMK adalah lembaga pendidikan di bidang kejuruan.
1. III. DEFINISI OPERASIONAL
1. Kepadatan penduduk ialah jumlah rata – rata penduduk per kilometer persegi.
2. Daya angkut mobil sampah ialah jumlah sampah dalam meter kubik yang dapat dimuatkan pada bak mobil.
1. IV. DEFINISI LUAS
Manusia selain memerlukan makanan, air, dan vitamin, juga memerlukan bermacam – macam mineral.
Apakah mineral itu? Mineral ialah unsur – unsur zat yang terdapat di dalam tanah. Zat – zat ini berwujud sebagai pesenyawaan kimia yang disebut garam. Kira – kira empat persen dari tubuh manusia terdiri dari bermacam – macam mineral, yaitu kalsium, tembaga, dan yodium. Unsur yang terbanyak adalah kalsium dan fosfor, yaitu antara 2,3 dan 3,4 persen dari ubuh atau antara 57 dan 85 persen dari seluruh mineral yang ada di dalam tubuh.
Konsep = pengertian yang disimpulkan secara umum (abstrak) dengan mengamati persamaan yang terdapat diantara gejala.
Contoh :
Kata “segitiga” adalah hasil abstrak dari sejumlah segitiga.
Adalah ciri – ciri yang sama
Macam – Macam Definisi :
1. Definisi Nominal
2. Definisi Formal
3. Definisi Operasional
4. Definisi Luas
1. A. DEFINISI NOMINAL
Definisi ini biasa digunakan dalam kamus.
Dalam definisi ini suatu kata dibatasi dengan kata lain yang merupakan sinonimnya (padanan), dan dengan terjemahannya atau menunjukkan asal katanya (etimologi).
1. B. DEFINISI FORMAL
Definisi formal terdiri dari ruas atau bagian yaitu :
- Definiendum = bagian yang didefinisikan
- Definiens = bagian yang mendefinisikan
Contoh : Dosen = pengajar di perguruan tinggi
Definiendum definiens
1. C. DEFINISI OPERASIONAL
Definisi ini kita perlukan jika kita mengadakan penelitian sehubungan dengan hal – hal yang tidak dapat diamati atau diukur secara langsung.
Misal : anda ingin mengetahui apakah mutu makanan mempengaruhi pertumbuhan ikan.
Untuk membahasnya perlu kita ketahui atau dijelaskan apa mutu makanan dan apa arti pertumbuhan ikan.
D. DEFINISI LUAS
Definisi ini merupakan uraian panjang lebar, bisa satu paragraph, satu bab, atau bisa meliputi seluruh karangan.
Definisi ini diperlukan bila kita berhadapan dengan suatu konsep yang amat rumit, yang tidak bisa dijelaskan dengan kalimat yang pendek.
Contoh – contoh :
1. I. DEFINISI NOMINAL
1. Badut ialah pelawak.
2. Ikan dalam Bahasa Inggris disebut fish.
1. II. DEFINISI FORMAL
1. Kiper adalah pemain bola yang bertugas menjaga gawang.
2. Selat ialah lautan sempit yang terletak diantara dua pulau.
3. SMK adalah lembaga pendidikan di bidang kejuruan.
1. III. DEFINISI OPERASIONAL
1. Kepadatan penduduk ialah jumlah rata – rata penduduk per kilometer persegi.
2. Daya angkut mobil sampah ialah jumlah sampah dalam meter kubik yang dapat dimuatkan pada bak mobil.
1. IV. DEFINISI LUAS
Manusia selain memerlukan makanan, air, dan vitamin, juga memerlukan bermacam – macam mineral.
Apakah mineral itu? Mineral ialah unsur – unsur zat yang terdapat di dalam tanah. Zat – zat ini berwujud sebagai pesenyawaan kimia yang disebut garam. Kira – kira empat persen dari tubuh manusia terdiri dari bermacam – macam mineral, yaitu kalsium, tembaga, dan yodium. Unsur yang terbanyak adalah kalsium dan fosfor, yaitu antara 2,3 dan 3,4 persen dari ubuh atau antara 57 dan 85 persen dari seluruh mineral yang ada di dalam tubuh.
Langganan:
Postingan (Atom)